Senin, 31 Desember 2018

Inilah Penyebab dan Cara Mengatasi Bayi Cegukan, Serta Tips Pencegahannya

Mengatasi bayi cegukan merupakan hal yang tak mudah bagi sebagian orang tua. Bahkan, banyak orang tua yang bingung bagaimana cara mengatasinya agar cegukan pada bayi cepat berhenti. Tentunya akan timbul kekhawatiran jika bayi Mam mengalami cegukan, bukan? Maka dari itu, Mam perlu mengetahui cara mudah untuk menghentikan cegukan pada bayi.




Jika bayi Mam mengalami cegukan, tentu Mam akan segera menghentikannya. Karena terkadang, mengatasi bayi cegukan tak semudah kelihatannya. Sebaiknya Mam mencari tahu, apa penyebab bayi yang mengalami cegukan. Jika sudah mengetahuinya, tentu sebisa mungkin Mam akan menghindari segala penyebabnya, agar bayi tak mengalami cegukan terlalu sering.

Penyebab Cegukan Pada Bayi

Sebelum mengetahui lebih lanjut mengenai cara mengatasi cegukan yang dialami oleh bayi, sebaiknya Mam mengetahui penyebabnya terlebih dahulu. Penyebab cegukan adalah suatu hal yang terjadi akibat kontraksi diafragma. Diafragma sendiri merupakan lembaran besar otot yang berada di bawah paru-paru dan bersamaan dengan itu, otot-otot antar tulang iga yang mampu membuat manusia dapat bernapas.

Kontraksi yang terjadi pada diafragma disebabkan karena otot-otot tersebut mengisap udara ke paru-paru dan udara tersebut masuk dengan cepat sehingga membuat epiglottis menutup. Epiglottis merupakan flap jaringan pada tenggorokan yang mampu menutup pada saat menelan untuk mencegah makanan, minuman, serta air liur terisap dan masuk ke paru-paru. Penutupan flap jaringan yang terlalu cepat dan mendadak inilah yang menyebabkan terjadinya cegukan.

Cara Mengatasi Cegukan Pada Bayi

1. Berikan Asi dan Biarkan Bayi Sendawa

Menyusui merupakan cara yang dapat membantu membuat diafragma menjadi rileks sehingga cegukan pada bayi jadi cepat berhenti. Jika dirasa bayi sudah cukup kenyang, biarkan bayi bersendawa untuk mengeluarkan udara yang terjebak dalam perut bayi. Udara inilah yang menjadi salah satu penyebab bayi cegukan. Maka dari itu, setelah menyusui sebaiknya buat bayi agar bersendawa.

2. Mengatur Posisi Bayi

Atur posisi bayi dengan baik setelah bayi menyusu dan bersendawa. Hal ini perlu dilakukan karena bertujuan agar gas dalam perut bisa cepat naik. Usahakan posisikan bayi pada kondisi tegak berdiri sambil digendong Mam atau orang dewasa. Kemudian, Mam bisa tepuk-tepuk punggung bayi dengan lembut.

3. Bawa Bayi Pada Tempat yang Hangat

Untuk mengatasi cegukan pada bayi, berikutnya adalah bawa dan letakkan bayi di tempat yang hangat dan lembab. Sebisa mungkin hindari ruangan bersuhu dingin maupun tempat ber-AC. Karena salah satu penyebab cegukan pada bayi juga akibat temperatur yang tiba-tiba berubah menjadi dingin. Misalnya, ketika bayi baru saja dari luar ruangan, lalu tiba-tiba dibawa masuk ke ruangan ber-AC.

4. Berikan Sesuatu Untuk Diisap

Selanjutnya adalah, berikan sesuatu kepada bayi untuk diisap, seperti dot atau empeng. Hal ini akan membuat gerakan mulut dan tipuan sedotan dalam perut bayi, sehingga merangsang untuk bayi bersendawa dan menghentikan cegukannya.

Jika telah mengetahui cara mengatasi cegukan pada bayi, sebaiknya Mam juga perlu mengetahui tips atau cara pencegahannya.

Tips Pencegahan Cegukan Pada Bayi

  • Jika ingin memberi asi atau makanan kepada bayi, sebaiknya ketika bayi sedang tenang dan tidak menangis, atau bahkan lapar. Hal ini tentunya bertujuan untuk menghindari udara masuk bersamaan pada saat bayi sedang menyusu atau makan, yang menyebabkan perut kembung.
  • Setelah menyusui bayi, sebaiknya hindari aktivitas yang terlalu banyak gerakan pada bayi. Misalnya, mengangkat-angkat bayi ke atas dan ke bawah. Hal ini memang cukup berisiko dan sebaiknya dihindari.
  • Sebaiknya posisikan bayi dengan tegak selama kurang lebih 20 sampai 30 menit, setelah bayi menyusu atau makan.


Semoga setelah mengetahui penyebab, cara mengatasi bayi cegukan serta tips pencegahannya, bayi Mam dapat terhindar dari masalah cegukan. Semoga ulasan ini dapat bermanfaat untuk Mam semua.


EmoticonEmoticon