Jumat, 21 Desember 2018

Jokowi-Ma'ruf Amin: Haji Ma'aruf Amin Sakit

Jokowi-Ma'ruf Amin adalah pasangan capres-cawapres nomor urut 1 yang siap memenangkan pemilu 2019 nanti. Ketua GNPF (Gerakan Nasional Pengawalan Fatwa, Yusuf Muhammad Tartan di Antara News menyatakan  bahwa Kyai Haji Ma'aruf Amin sempat jatuh sakit pada awal Desember lalu. Hal tersebut lantas membuat banyak pihak terkejut semua pengurus MUI.  Bahkan publik, pendukung Paslon nomor 1, pun juga dibuat khawatir. 

Kabar tersebut langsung menjadi pembicaraan publik yang trending. Banyak yang mempertanyakan kondisi dari Ma’aruf Amin. Mengingat beliau, di usianya yang sudah tidak muda, sangatlah aktif di bidang politik. 



Banyak jabatan yang telah diampunya dalam satu waktu, yakni sebagai Ketua Umum MUI, anggota Dewan BPIP atau Badan Pembinaan Ideologi Pancasila, Anggita Wantimpres atau Dewan Pertimbangan Presiden, dan sebelumnya juga pernah duduk di kursi wakil rakyat tingkat daerah, provinsi, sampai pusat. Jenjang karir beliau sangat padat akan kesibukan, namun beliau tetap fresh. 

Semangat Ma’aruf ini memancarkan kondisi tubuhnya yang sehat bugar. Sampai lolos menjadi cawapres Paslon Jokowi-Ma'ruf Amin ini berarti memang beliau terbukti sehat walaupun 'afiat. Maka dari itulah kabar beliau sakit telah menggemparkan publik. 

Ma’ruf Amin Jatuh Sakit

Topik sakitnya Ma’aruf Amin terus membahana di penjuru negeri. Para pendukung Paslon Jokowi-Ma'ruf Amin ini utamanya. Kepedulian mereka terhadap capres-cawapres pilihan mereka ini bukan hanya sekedar dukungan semata, melainkan tulus dengan perasaan penuh kepedulian. Rasa sayang mereka terhadap Paslon nomor satu ini tidak bisa digantikan dengan apapun. Tujuan mereka hanyalah ingin melihat bangsa Indonesia lebih maju bersama Jokowi-Ma'ruf Amin. 

Namun Martak bersama dengan pengurus MUI yang lainnya sudah menjenguk Ma'aruf Amin segera setelah mendengar kabar sakitnya. Ternyata beliau sedang sakit pada bagian kakinya hingga membuat cedera kaki yang membuatnya istirahat total. 

Martak pun juga memberitahu bahwa Dr. Ma’ruf Amin kakinya terkilir. Dia tidak bisa menjalankan semua aktivitasnya secara penuh untuk sementara. Usai rapat dengan pengurus MUI, Martak mendapat kabar demikian. 

“Ya, kaki bapak terkilir”, jelas anak Dr. Ma'aruf Amin, Ma'rifah. “Tapi keadaan Bapak sudah membaik dan tetap menerima tamu di rumah Situbondo”, tambah Ma'rifah. 

Pernyataan putri Ma’aruf Amin tersebut sedikit mengikis kabar duka yang datang dari Jokowi-Ma'ruf Amin. Ternyata sakit yang diderita oleh Ma'rifah Amin bukanlah sakit yang parah. 

Paslon Jokowi-Ma'ruf Amin yang sedang aktif melakukan kampanye dan beberapa kegiatan lainnya, membuat fisik dan pikiran yang lelah. Tidak bisa dibohongi jika kemungkinan besar sakitnya Ma'ruf Amin adalah karena kesibukannya menjelang Pilpres 2019. 

Ma'ruf sendiri sudah tidak muda lagi. Banyak persyaratan dan keperluan administrasi yang harus dipenuhi dan diselesaikan sebelum hari H pelaksanaan Pemilu 2019. Kelelahan secara fisik inilah yang tidak dirasakan Cawapres Jokowi ini sehingga penyebab kaki terkilir ini adalah ketidakseimbangan dalam beraktivitas, dalam berjalan khususnya. 

Dilansir Tribunnews Makassar, penyebab utama terkilirnya kaki Ma’aruf Amin adalah karena terjatuh. Tidak sengaja, beliau terpeleset. Jelas karena unsur ketidak sengajaan dan memang terjadi secara natural atau begitu saja. Bukan karena kekerasan atau campur tangan pihak kedua. Penyebabnya sah oleh dirinya sendiri. 

Apalagi setiap capres dan cawapres yang akan maju ke Pemilu 2019 memiliki kewajiban untuk melaporkan semua harta kekayaannya. Ini juga menjadi kesibukan tersendiri yang membuat Ma’aruf Amin menjadi semakin tinggi. Untuk itulah gangguan kesehatan sudah biasa. Bukan masalah yang serius, karena kekuatan fisik ada batasannya. Inilah yang memunculkan banyak trending topik perjalanan Jokowi-Ma'ruf Amin dalam persiapan menuju Pilpres 2019. 



EmoticonEmoticon