Kamis, 12 September 2019

Berikut Penyebab dan Makanan yang Bisa Mengurangi Sakit Kepala

Sakit kepala adalah suatu rasa sakit yang terjadi di kepala dan terjadi secara bertahap hingga seluruh bagian kepala menjadi nyeri, sering ditandai oleh kepala yang berdenyut atau terasa terlilit oleh tali yang begitu kencang. Gejala ini menandakan pada bagian kepala yang nyeri, kemudian menyebar pada wajah, leher dan bahu serta membuat penderitanya tidak dapat melihat dengan jelas karena menjadi sensitif terhadap cahaya dan suara. Jika nyeri kepala disertai dengan leher kaku, kejang maupun muntah maka sebaiknya segera melakukan konsultasi ke dokter untuk mendapatkan penanganan lanjutan, karena nyeri kepala merupakan gejala umum pada beberapa penyakit.


Berikut adalah penyebab nyeri kepala diantaranya:

• Postur tubuh yang salah saat duduk maupun berada dalam posisi bungkuk dalam waktu yang lama akan menyebabkan ketegangan pada punggung atas, leher dan bahu.

• Makanan yang diolah dengan asap, lalu diasamkan maupun dikeringkan atau dipanaskan berkali-kali biasanya mengandung zat sulfat yang menyebabkan nyeri kepala setelah maka karena dapat melebarkan pembuluh darah.

• Jadwal tidur yang tidak teratur yang mengacaukan ritme sikardian tubuh, sebaiknya tetap bangun di waktu yang sama meskipun akhir pekan sehingga sikardian tetap konsisten, jika ingin menambah waktu tidur dapat dilakukan pada akhir pekan.

• Terdapat masalah yang dipikirkan karena saat stres akan membuat napas menjadi dangkal dan buru-buru hingga membuat oksigen yang masuk ke otak menjadi sedikit dan pembuluh darah semakin menyempit.

• Terlalu lama menatap layar gadget terlalu lama karena cahaya ataupun kecerahan layar akan membuat retina dan saraf pada bagian belakang mata menjadi aktif.

• Peka terhadap bau seperti aroma menyengat bensin, parfum dan rokok yang saat dihirup menjadi penyebab nyeri kepala.

Penyebab sakit kepala lainnya adalah mengikat rambut cukup kencang sehingga kulit kepala tertarik dan tegang. Cahaya matahari yang terlalu silau dan langsung menuju mata akan merangsang kerja alami dan bagian otak akan mendapatkan sinyal rasa sakit pada tubuh sebagai nyeri yang menyerang kepala. Kondisi dimana sedang marah dan memendamnya akan membuat otot belakang leher dan kulit kepala menjadi tegang. Begitu juga saat mengunyah permen karena permen memiliki kandungan pemanis buatan yang memicu berbagai masalah kesehatan dalam tubuh.

Nyeri kepala dapat menyerang siapapun baik pria maupun wanita yang melakukan olahraga tanpa melakukan pemanasan terlebih dahulu. Bagi orang yang mudah mengalami perubahan suhu tubuh saat sedang dalam cuaca yang buruk maka akan membuat kepala menjadi nyeri dan mengganggu saraf dan senyawa elektrik pada otak. Selain itu, posisi yang salah saat menjawab telepon dan memiliki berat badan berlebih akan 2 kali terserang nyeri kepala.

Berikut adalah makanan untuk meredakan sakit pada kepala:

• Yoghurt akan meringankan sakit pada kepala dan nyeri menandakan tubuh membutuhkan kandungan kalsium.

• Wijen pada topping makanan akan memberikan vitamin E sehingga kadar estrogen akan mengurangi nyeri kepala.

• Jeruk bali dengan kandungan air tinggi sehingga akan memberikan hidrasi ke otak dan tubuh serta memiliki kandungan magnesium dan vitamin C.

Untuk mengurangi sakit kepala dapat mengonsumsi ikan tuna dengan Koenzim Q10 yang juga menetralkan kadar gula darah. Begitu juga dengan jamur dan pisang yang memiliki kandungan riboflavin dan potassium untuk meredakan nyeri kepala. Untuk pisang dapat diletakkan pada bagian atas kulit yang merasakan nyeri kepala. Tidak ada salahnya juga mengonsumsi es krim alpukat, brokoli, kentang, salmon, dan makanan yang memiliki rasa pedas.



EmoticonEmoticon